Langsung ke konten utama

Cacat itu bukan penghalang

Kamu termasuk orang cacat? Jangan sedih yah, emang orang cacat itu berbeda dari orang lainnya, sama kaya aku, aku juga cacat *eh *cacat kok bangga* hhihihi. Tau kenapa aku bangga jadi orang cacat? Karena, orang cacat itu bukannya bedaaaaa dari yang lain, tapi orang cacat ituu spesiaaaal. liat deh orang autis? mereka punya otak melebihi orang yang paling pintar, bahkan orang autis pun bisa jadi yang lebih pintar dari orang yang paling pintar. Albert Einstein...dia orang autis loh katanya, dan buktinya dia bisa tercatat di buku sejarah dunia. Tau apa rumusnya? E= mc2. Tau rumus itu kan? iyalah pasti semua orang juga tau kok hehehe. kalo kamu orang yang cacat ehem oke kayaknya cacat itu agak kasar yah, mari kita ganti dengan kata "tidak sempurna", gimana? udah pas belum? pokoknya begitu deh. Jangan jadikan kekuranganmu itu sebagai penghalang dalam meraih cita-cita. Aku pernah baca majalah, di situ ada orang yang kakinya buntung dua2nya, tau dia jadi apa? pelari yang larinya ngalahin lari orang normal, hebat kan? apalagi coba yang harus di buktikan. Kawan inget yah kita ini keliatan beda bukan karena kita cacat...tapi justru cacat yang bikin kita spesial (sumber: buku indi- Waktu aku sama Mika) spesial di kalangan siapa aja. Jangan pernah merasa putus asa karena kita cacat, tapi kita harus tetap semangat buat hadapin segala sesuatu yang ada di depan sana. Kawan, lihat aku, aku baru 17-tahun, perjalananku masih panjang banget, walupun aku nggak tau kapan kita di bawa pulang sama Tuhan. Jangan pernah ngerasa kalo cacat bikin kita nggak di taksir cowok-cowok ganteng / cewek-cewek cantik, tapi berfikirlah bahwasanya cewek2 cantik dan cowok2 ganteng itu belum ngeliat kesepsialan kita ini hakz~ *agak maksa yah* yaaaaah pokoknya bersyukur dengan apa yang kita punya sekarang yah kawan, kelak kita pasti akan lebih baik lagi kalo kita banyak2 bersyukur :')

Sekian--

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAU!

Kau berdiri di sisian kemarau, lalu kau tersibak angin. Kemudian Aku melihatmu bagai sesuatu yang tidak pernah ada habisnya. Pandanganmu terlalu baik untuk ku siakan, Senyumanmu berarti ketulusan penuh Dan kini aku terpaku, bagaimana bisa aku meninggalkan dirimu? bahkan barang sedetik saja.              Sebut saja aku adalah wanita yang sedang di banjur cinta satu bejana malam ini, rasanya bahagia sekali, bahkan untuk setiap detiknya, walaupun nilai ujianku E tetap saja aku bahagia. Siapa yang tidak bahagia ketika sedang jatuh cinta? Yang pasti bukan aku, karena aku terlalu bahagia, sampai terlihat tidak pernah waras dimata manusia lainnya. Oh, bahkan aku tidak dianggap manusia lagi, tatkala senyumku merekah, tapi aku sendirian.                Gila? Ya cinta memang membuat sebagian orang terlihat lebih gila di bandingkan dengan yang gila. Mung...

Sunset in Paris

Berlari kecil terlihat kehilangan lalu senjanya datang tidak banyak yang bisa diceritakan senja saat itu tapi semburat senyumnya masih menyala dan Eiffel masih terlihat nyata langitnya mulai biru tapi senjanya belum hilang senyumnya makin merekah namun Parisnya mulai gelap kemudian terhenyak lalu pulang (Sebuah Interpretasi bebas dari lagu Sungha Jung - Sunset in Paris)

My Diary...(Part III)

Pagi ini aku bangun dengan malas. Setelah shalat subuh, aku ingin merebahkan tubuhku lagi rasanya. Tapi handphone yang bergetar membuatku mengurungkan niatku untuk tidur lagi, uuhh dasar mengganggu saja. Aku membuka pesan singkat yang ada di handphone ku, Dio, ada apa sih dia sms aku pagi-pagi? From: Dio Turun dong, lari pagi yuk biar sehat, hehe. Dio? kerumahku? pagi-pagi? ngapain? aku melongok ke bawah dari jendela kamarku, motornya ada, dari jam berapa dia di sini? lalu, ku balas pesannya. To: Dio Kamu!! lagi-lagi mengganggu ku, aku tidak mau lari pagi ah...malas!! Tak lama kemudian pintu kamarku di ketuk. Paling ibu, batinku. Dengan malas aku berjalan mendekati pintu, perlahan aku memegang k'nop pintunya dan aku mulai membukanya. Aaaaaaaaaaaaa....!! * Hebat!! Dio berhasil meluluhkan hatiku untuk yang kedua kalinya. Aku sedang bersamanya sekarang, lari pagi aah aku ingin menolaknya, tapi kecupannya yang mendarat di dahiku berhasil menghipnotisku, jadilah ak...