Langsung ke konten utama

HAPPY NEW YEAR 2016!

HELLO 2016!
Waah nggak kerasa udah 2016 saja sekarang. Sedikit permohonan maaf karena review kemarin macet lagi, maklum yang punya blog lagi liburan dulu kemarin hihihi cerita tipis-tipis yaaaah! Awal tahun 2016 gue di awali dengan makan indomie rebus pake cabe di iris tebel-tebel tapi banyak, pake telur setengah matang jugak, siapa yang bisa menolak si sedap yang satu ini *elus-elus perut* seperti biasa makan indomie rebus ditemani dengan susu mio panas, iya panas, gue paling suka bagian susu milo panas di dalam cangkir dan kental, nyams yang ini susah nolaknya, lebih susah dari pada nolak cowok ganteng, iya gue bohong. Gue makan dan minum ini tentu nggak sendirian, gue bersama dengan tante-tante gue, dan adik-adik sepupu gue.  Cerita lagi tipis-tipis, pagi di tanggal 31 desember 2015 lalu, gue beserta tante-tante dan adik-adik sepupu gue pergi menghadiri resepsi nikahnya yaa sebut saja tante gue (juga) soalnya mengingat silsilah yang (agak) jauh, dia termasuk tante gue juga, walaupun umurnya nggak jauh bedanya sama umur gue, iya gue udh tua, tapi belom nikah *lah dit kok lu curhat?|| bodo amat, berisik!*
            Resepsi pernikahan tersebut bertempat di desa yang berada di daerah solo, pulang dari sana kita rencananya mau mampir ke alun-alun sragen, tapi rame banget banyak orang, kaya mau pada malem tahun baruan gitu deh *lah bloon kan emang itu malem tahun baruan|| oia ampun dita khilaf* akhirnya kita melipir ke masjid, tuh kan nggak jauh-jauh dari masjid, soalnya waktu itu pas maghrib. Selepas shalat kita semua mengurungkan niat ke alun-alun deeh, tapi langsung go to tawangmangu! Yaaaay! Disana deh kita melipir di warung dan makan indomie zuper lezat itu XD kita makan pas banget di sebrang pintu masuk pendakian gunung lawu, nggak tau jalur mana pokoknya jalur situ deh. Sampe disana jam 10 malam, nungguin tahun baru lama banget, walhasil pulang, sampe madiun TAHUN BARU DEEHH yeaaaay!
            *anggap ini tulisannya kecil ya keciiiil banget kecil* di sela perjalanan pulang, -gue nelpon seseorang, eaaaa seseorang aja ngga usah banyak, cowok, nunjauh dimato, tapi dekat di hati ondemandeeeee X’D udah gitu aja.

            Oke begitu deh awal tahun gue di rayakan, nggak seru-seru amat, tapi lumayan berkesan karena ada yang tulisannya kecil itu tadi huahahaha post selanjutnya akan gue isi dengan lanjutan cerita dari lagu BIMBANG nya teh melly ya guys. SEE YOU! HAPPY NEW YEAR! J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAU!

Kau berdiri di sisian kemarau, lalu kau tersibak angin. Kemudian Aku melihatmu bagai sesuatu yang tidak pernah ada habisnya. Pandanganmu terlalu baik untuk ku siakan, Senyumanmu berarti ketulusan penuh Dan kini aku terpaku, bagaimana bisa aku meninggalkan dirimu? bahkan barang sedetik saja.              Sebut saja aku adalah wanita yang sedang di banjur cinta satu bejana malam ini, rasanya bahagia sekali, bahkan untuk setiap detiknya, walaupun nilai ujianku E tetap saja aku bahagia. Siapa yang tidak bahagia ketika sedang jatuh cinta? Yang pasti bukan aku, karena aku terlalu bahagia, sampai terlihat tidak pernah waras dimata manusia lainnya. Oh, bahkan aku tidak dianggap manusia lagi, tatkala senyumku merekah, tapi aku sendirian.                Gila? Ya cinta memang membuat sebagian orang terlihat lebih gila di bandingkan dengan yang gila. Mung...

Sunset in Paris

Berlari kecil terlihat kehilangan lalu senjanya datang tidak banyak yang bisa diceritakan senja saat itu tapi semburat senyumnya masih menyala dan Eiffel masih terlihat nyata langitnya mulai biru tapi senjanya belum hilang senyumnya makin merekah namun Parisnya mulai gelap kemudian terhenyak lalu pulang (Sebuah Interpretasi bebas dari lagu Sungha Jung - Sunset in Paris)

My Diary...(Part III)

Pagi ini aku bangun dengan malas. Setelah shalat subuh, aku ingin merebahkan tubuhku lagi rasanya. Tapi handphone yang bergetar membuatku mengurungkan niatku untuk tidur lagi, uuhh dasar mengganggu saja. Aku membuka pesan singkat yang ada di handphone ku, Dio, ada apa sih dia sms aku pagi-pagi? From: Dio Turun dong, lari pagi yuk biar sehat, hehe. Dio? kerumahku? pagi-pagi? ngapain? aku melongok ke bawah dari jendela kamarku, motornya ada, dari jam berapa dia di sini? lalu, ku balas pesannya. To: Dio Kamu!! lagi-lagi mengganggu ku, aku tidak mau lari pagi ah...malas!! Tak lama kemudian pintu kamarku di ketuk. Paling ibu, batinku. Dengan malas aku berjalan mendekati pintu, perlahan aku memegang k'nop pintunya dan aku mulai membukanya. Aaaaaaaaaaaaa....!! * Hebat!! Dio berhasil meluluhkan hatiku untuk yang kedua kalinya. Aku sedang bersamanya sekarang, lari pagi aah aku ingin menolaknya, tapi kecupannya yang mendarat di dahiku berhasil menghipnotisku, jadilah ak...