Langsung ke konten utama

Desember 2014

Setelah berkali-kali gue ngepost dengan bahasa baku, gue akhirnya terbangun dari tidur panjang gue dan memulai postingan ini dengan amat sangat ceria yeaaaaaaaaaaay! lah lebay amat dit, lah yaudah sih biarin aja :3
Jadi kemarin-kemarin gue lagi demen banget pake bahasa baku karena gue sering banger baca answerannya @palakienevermore di akun ask.fm. buat yang mau tau akun gue lo search aja ask.fm/ditanyatanya, tapi satu yang harus gue ingatkan sama lo semua bahwasanya jangan ada pertanyaan yang menanyakan seputar pacar, mantan, gebetan, karena :
1. mantan gue udah punya cewe baru jadi ga perlu dibahas
2. gue belom punya pacar lagi tapi udah berhasil move on
3. gue baru punya calon gebetan
Gimana, ngenes bukan? yaudah nggak apa apa yang penting udah punya calon gebetan. (((CALON GEBETAN))) 
Jadi, pada hari senin tanggal 1 desember 2014 ini gue merasa gue sudah banyak mengalami perubahan dari perubahan kecil sampai perubahan besar, dan gue juga sedih sih, ini artinya sudah menginjak akhir tahun 2014. Gue berniat untuk buat akhir tahun menjadi tidak terlupakan dan tidak terbayangkan *sekarang aja belom kebayang kaya apaan* pokonya gitu. masih awal bulan sih enaknya buat wish bulan ini kali yha, dimulai dari :
1. Belajar
I wish gue bisa belajar lebih giat lagi dan ga males, gue mau membuat perubahan-perubahan dalam cara belajar gue agar kelak saat gue menuju uas, gue bisa menjawab soal ujian gue dengan baik dan benar.
2. Ngomong
Lo tau nggak sih cara ngomong gue ancur banget parah, belom lagi hebohnya, nah dibulan ini gue mau sedikit ngurang-ngurangin kehebohan gue, mengingat diri gue yang semakin lama semakin betah banget mengenakan pakaian + jilbab syar'i, Alhamdulillah.
3. Malas
Ingin rasanya gue mengusir rasa malas gue keluar dari tubuh gue, kalo bisa langsung gue kame-kameha tuh dia biar gue nggak malas lagi. gue anaknya demen banget nunda-nunda dan numpuk-numpukin tugas. kebanyakan nanti, besok, dan ntar, walaupun gue tau ketiganya memiliki arti yang tidak jauh beda, bahkan sama.
4. Ibadah
Please banget ya Allah tingkatkan lagi semangat ibadahku. parah sih gue sekarang ibadahnya lagi males-malesnya. Tapi gue berusaha buat nggak malas lagi, dengan rajin-rajin berdoa dan rajin-rajin mengingatNya. buat lo semua yang lagi mengalami apa yang sedang gue alamin, yuk sama-sama buat perubahan, mumpung masih dikasih umur sama Tuhan hehe
5. F
mengingat gue pernah nulis nama lengkap gebetan gue dan akhirnya doi tau, sekarang gue cuma bisa nulis inisialnya deh. pokoknya namanya ada F, F nya, hahahahaha semoga bisa deket aja sih sama dia, kalo perlu jodoh, kayanya doi berhasil membuat gue jatuh hati. FYI menurut gue, dia mirip vokalisnya so7 sih. gitu sih. yha~

Then this is the last wish i have 

Diakhiri dengan amin bersama-sama. Amin. semangat :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAU!

Kau berdiri di sisian kemarau, lalu kau tersibak angin. Kemudian Aku melihatmu bagai sesuatu yang tidak pernah ada habisnya. Pandanganmu terlalu baik untuk ku siakan, Senyumanmu berarti ketulusan penuh Dan kini aku terpaku, bagaimana bisa aku meninggalkan dirimu? bahkan barang sedetik saja.              Sebut saja aku adalah wanita yang sedang di banjur cinta satu bejana malam ini, rasanya bahagia sekali, bahkan untuk setiap detiknya, walaupun nilai ujianku E tetap saja aku bahagia. Siapa yang tidak bahagia ketika sedang jatuh cinta? Yang pasti bukan aku, karena aku terlalu bahagia, sampai terlihat tidak pernah waras dimata manusia lainnya. Oh, bahkan aku tidak dianggap manusia lagi, tatkala senyumku merekah, tapi aku sendirian.                Gila? Ya cinta memang membuat sebagian orang terlihat lebih gila di bandingkan dengan yang gila. Mung...

Sunset in Paris

Berlari kecil terlihat kehilangan lalu senjanya datang tidak banyak yang bisa diceritakan senja saat itu tapi semburat senyumnya masih menyala dan Eiffel masih terlihat nyata langitnya mulai biru tapi senjanya belum hilang senyumnya makin merekah namun Parisnya mulai gelap kemudian terhenyak lalu pulang (Sebuah Interpretasi bebas dari lagu Sungha Jung - Sunset in Paris)

My Diary...(Part III)

Pagi ini aku bangun dengan malas. Setelah shalat subuh, aku ingin merebahkan tubuhku lagi rasanya. Tapi handphone yang bergetar membuatku mengurungkan niatku untuk tidur lagi, uuhh dasar mengganggu saja. Aku membuka pesan singkat yang ada di handphone ku, Dio, ada apa sih dia sms aku pagi-pagi? From: Dio Turun dong, lari pagi yuk biar sehat, hehe. Dio? kerumahku? pagi-pagi? ngapain? aku melongok ke bawah dari jendela kamarku, motornya ada, dari jam berapa dia di sini? lalu, ku balas pesannya. To: Dio Kamu!! lagi-lagi mengganggu ku, aku tidak mau lari pagi ah...malas!! Tak lama kemudian pintu kamarku di ketuk. Paling ibu, batinku. Dengan malas aku berjalan mendekati pintu, perlahan aku memegang k'nop pintunya dan aku mulai membukanya. Aaaaaaaaaaaaa....!! * Hebat!! Dio berhasil meluluhkan hatiku untuk yang kedua kalinya. Aku sedang bersamanya sekarang, lari pagi aah aku ingin menolaknya, tapi kecupannya yang mendarat di dahiku berhasil menghipnotisku, jadilah ak...